Sabtu, 22 Agustus 2015

For You

Apakah ini balasan sebagai kasih sayangku yang tulus sama kamu ? aku gak pernah benar, aku setia salah, aku pengertian salah, aku perhatian salah, aku punya teman cewek pun salah, apalagi aku mendua, pasti akan salah sangat besar. Aku rela demi hubungan kita tidak putus, kamu bilang “satu hari gak sms kita putus” walaupun aku selesai latihan paskibra, terus pulang, baru sampai rumah kamu sms begitu sama aku, demi hubungan kita, aku sampe rumah Cuma ganti baju saja, kemudian aku pergi lagi ke Juwana buat beli pulsa.

            Rasa sayangku ke kamu itu melebihi rasa sayangku pada diriku sendiri, aku memikirkan kamu sampai aku mimisan, terus kamu bilang sayang ke aku, tapi waktu aku tanya secara langsung kamu bilang “Cuma kata” apa itu yang kamu ucapkan ke aku setiap malam saat mau tidur dengan kata kata “your father from we children” ? apa itu yang di sebut sayang ? aku emang salah apa ? selama satu minggu kamu tidak hubungi aku, tetapi aku memaklumi itu karna rasa sayangku ke kamu itu begitu besar, sampai gak terhingga.

            Apa kamu tidak menyesal telah melakukan semua itu demi aku ? ingat sama foto kamu ? ingat apa yang kamu lalukan waktu hari minggu sebelum Puasa ? kita ngapain aja ? ingat nggak waktu aniversary kita yang 1 tahun ? kita pergi kemana ? ngapain aja ? selama perjalanan kita ngapain ? ingat semua itu nggak ? apa kamu nggak menyesal ? kamu nggak ingat waktu mau lebaran, kamu belikan aku baju, walaupun aku tidak minta itu dan aku tidak bilang apa apa ke kamu, tetapi kamu membelikan itu ke aku, tetapi mengapa hubungan kita yang selama 15 bulan ini harus hilang dalam waktu sekejap ? apa aku salah ? aku gak pernah benar, aku cowok brengsek, aku cowok bajingan, aku cowok bangsat, untuk hidup aja aku gak pantas, sepantasnya aku meninggalkan semua ini, aku sebaiknya mati saja, mending aku menepati janjiku sendiri menepati janji kalau aku gak sama kamu lebih baik aku mati, kamu tidak mengetahui semua janjiku, karna aku gak mau memberi tahu janjiku itu ke kamu.

             Kamu pernah bilang “aku pengen jadi yang pertama dalam hati kamu” setelah kamu jadi yang pertama di hatiku, kenapa kamu begitu ? salahkah aku menjadikan dirimu yang nomor satu di hatiku ? salah ? aku mencoba menuruti kemauanmu, aku tau kamu pengen boneka Minions sama Beruang pink dengan tulisan “I LOVE YOU” aku pun udah membeli barang tersebut, tetapi kamu telah meninggalkan aku, mungkin ini takdir dari Allah, AKU TUNGGU DIRIMU DI PELAMINAN.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar